• Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
Rabu, 3 Juni 2026
Indo Fakta
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Life
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Life
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Soroti Sistem Baru JKN, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Bebani Rumah Sakit dan Pasien

Soroti Sistem Baru JKN, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Bebani Rumah Sakit dan Pasien

BacaJuga

Harga Bawang Merah Mencapai Rp42.429 per Kg Menurut Bapanas

Harga Bawang Merah Mencapai Rp42.429 per Kg Menurut Bapanas

Latihan Militer Iran di Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia

Latihan Militer Iran di Selat Hormuz Dorong Kenaikan Harga Minyak Dunia

www.indofakta.id – Pemerintah merencanakan perubahan sistem rujukan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi berbasis kompetensi pada tahun 2026. Rencana ini menuai kritik tajam dari anggota Komisi IX, Edy Wuryanto, yang menekankan bahwa transformasi kesehatan harus memprioritaskan rumah sakit daerah dan tidak menambah beban masyarakat.

Menurut Edy, fokus pemerintah pada perubahan alur tidak menyentuh isu mendasar ketimpangan layanan kesehatan di daerah. Kualitas alat kesehatan dan tenaga medis di rumah sakit tipe C dan D juga harus diperhatikan agar peningkatan layanan kesehatan dapat terwujud.

Ia menegaskan, rencana rujukan berbasis kompetensi bisa menyebabkan penumpukan pasien di rumah sakit besar. Jika pemerintah tidak mempersiapkan kapasitas yang cukup, maka masalah tersebut akan semakin memperburuk kondisi layanan kesehatan yang ada.

Lebih lanjut, Edy menyatakan bahwa kewajiban menyediakan layanan kesehatan yang layak adalah mandat konstitusi, bukan sekadar pilihan politik. Negara tidak bisa lepas tangan terhadap masalah ini dan harus berupaya membantu rumah sakit daerah dalam meningkatkan kompetensi mereka.

“Pinjaman lunak dengan bunga rendah atau insentif pajak untuk alat kesehatan sangat diperlukan,” ujarnya. Keterbatasan informasi di fasilitas kesehatan tingkat primer juga menjadi masalah yang harus segera diatasi agar pasien mendapatkan layanan yang baik.

Pentingnya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Daerah

Edy juga menyebutkan bahwa fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) saat ini masih minim informasi mengenai kapasitas rumah sakit rujukan. Banyak puskesmas tidak tahu kuota layanan rawat jalan, jadwal dokter spesialis, atau ketersediaan ruang gawat darurat dan ICU, sehingga pasien sering ditolak karena kuota penuh.

Situasi ini membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih mahal untuk pengobatan. Biaya yang seharusnya ditanggung negara justru menjadi beban bagi keluarga pasien, yang terkadang harus mencari pelayanan alternatif yang lebih mahal.

“Setiap rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan harus memiliki desk pengaduan yang efektif untuk membantu mencari rumah sakit rujukan,” kritik Edy. Hal ini penting agar pasien tidak merasa dipingpong serta mengenai kewajiban rumah sakit untuk memberikan informasi yang jelas.

Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi sistem rujukan. Dengan sistem digital yang baik, seharusnya proses rujukan menjadi lebih transparan dan tidak menyulitkan pasien serta keluarganya.

Menanggapi klaim pemerintah mengenai percepatan proses rujukan, Edy menekankan bahwa masalah utama terletak pada ketidaksinkronan antara sistem digital BPJS dan manajemen internal rumah sakit. Kondisi ini membuat pasien sering kali harus menunggu meskipun sudah mendapatkan jadwal dari aplikasi.

Transformasi Rujukan JKN dan Komitmen DPR

Edy memastikan bahwa DPR akan terus mengawasi proses transformasi rujukan JKN agar tidak hanya berakhir pada sekadar jargon kompetensi. Penting untuk memastikan pasien tidak mengalami kebingungan, terpingpong antar fasilitas kesehatan, atau mengeluarkan biaya tambahan yang seharusnya ditanggung oleh negara.

Dia menekankan bahwa esensi dari reformasi kesehatan adalah memastikan akses yang adil dan merata bagi semua lapisan masyarakat. Keterbukaan informasi dan penggunaan teknologi yang tepat akan sangat membantu dalam mencapai tujuan ini.

DPR berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam membuat kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kerjasama antara berbagai pihak, termasuk rumah sakit dan puskesmas, sangat diperlukan untuk mencapai sistem kesehatan yang lebih baik.

Dengan demikian, ke depan sistem rujukan JKN diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Pemerintah perlu terus mengevaluasi dan memperbaiki sistem yang ada agar masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang sesuai dengan harapan.

Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh daerah dapat meningkat secara signifikan. Komitmen dan kerja keras semua pihak akan sangat menentukan keberhasilan transformasi ini dalam waktu dekat.

Previous Post

Pasangan Raymond dan Nikolaus Menang di Ganda Putra Australian Open 2025

Next Post

Pemerintah Kirim Prajurit Tambahan ke Jakarta, Aceh, dan Papua

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Bisnis
  • Internasional
  • Life
  • Nasional
  • Regional
Indo Fakta

© 2025 IndoFakta - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang..

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Life

© 2025 IndoFakta - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang..

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?