• Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
Rabu, 3 Juni 2026
Indo Fakta
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Life
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Life
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Purbaya Sampaikan DKI Terkait Dana Rp14,6 Triliun Mengendap, Pramono: “Benar Seribu Persen!

Purbaya Sampaikan DKI Terkait Dana Rp14,6 Triliun Mengendap, Pramono: “Benar Seribu Persen!

BacaJuga

Kolaborasi Misi Kemanusiaan, Tim Gabungan Pemkot dan Masyarakat Berangkat ke Sumatera

Kolaborasi Misi Kemanusiaan, Tim Gabungan Pemkot dan Masyarakat Berangkat ke Sumatera

Gubernur Riau Terima Apresiasi Baperida 2025 dari BRIN

Gubernur Riau Terima Apresiasi Baperida 2025 dari BRIN

www.indofakta.id – Dana sebesar Rp14,6 triliun yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah mengendap di Bank Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengonfirmasi informasi ini dan menjelaskan bahwa dana tersebut tidak hanya dibiarkan tanpa tujuan, melainkan disiapkan untuk kebutuhan anggaran di akhir tahun.

Menurut Pramono, pola pembayaran di Jakarta biasanya menunjukkan lonjakan yang signifikan menjelang akhir tahun anggaran. Hal ini membuat pemerintah daerah perlu mempersiapkan anggaran secara lebih maksimal agar dapat memenuhi berbagai kewajiban keuangannya tanpa hambatan.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi Cesnanta Brata, turut memberikan penjelasan terkait situasi ini. Ia menekankan bahwa dana yang mengendap bukan dimaksudkan untuk mendapat bunga dari bank, melainkan sebagai persiapan untuk lonjakan pembayaran yang terjadi pada triwulan terakhir tahun anggaran.

Michael menjelaskan bahwa tingginya dana yang mengendap di bank tidak ada niatan untuk mencari keuntungan dari bunga simpanan. Benar adanya bahwa pola belanja meningkat drastis saat memasuki triwulan IV, sehingga hal ini perlu diantisipasi dengan baik.

Penjelasan Mengenai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran

Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) DKI Jakarta biasanya mengalami peningkatan di bulan November. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengeluaran anggaran dalam periode tersebut akan jauh lebih meningkat dibandingkan bulan sebelum memasuki tutup tahun.

Pada bulan Desember, misalnya, diperkirakan total pembayaran mencapai Rp16 triliun dan ini akan meningkat menjadi Rp18 triliun pada bulan yang sama di tahun berikutnya. Hal ini menggambarkan pergeseran dan kebutuhan anggaran yang harus dipenuhi menjelang akhir tahun.

Perlambatan belanja yang terjadi di triwulan II dan III diakibatkan oleh penyesuaian program dalam APBD Perubahan. Merujuk pada komitmen untuk perbaikan tata kelola pengadaan barang dan jasa, hal ini memberikan dampak pada penyerapan anggaran di dua triwulan pertama tahun ini.

Gubernur Pramono juga telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat penyerapan anggaran. Langkah ini menjadi penting agar belanja yang bersifat prioritas dapat berdampak positif langsung kepada masyarakat.

Meningkatkan Kualitas Belanja dan Dampak Sosial

Pemprov DKI Jakarta mendorong agar belanja yang dilakukan tidak hanya sekadar memenuhi angka. Kualitas belanja, serta dampak sosial dari setiap program yang dilaksanakan, menjadi fokus utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Michael menegaskan bahwa kebijakan yang diambil berkaitan dengan belanja berkualitas ini diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya untuk mempercepat perekonomian dalam konteks nasional.

Ketua Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sebelumnya juga mencatat bahwa dana yang mengendap di rekening kas daerah di seluruh Indonesia mencapai Rp233 triliun. Ini terdiri dari simpanan pemerintah kabupaten, provinsi, serta kota yang ternyata banyak disimpan di bank-bank di Jakarta, bukan di bank pembangunan daerah.

Kondisi ini menjadi perhatian karena alokasi dana yang tidak optimal dapat menghambat perputaran ekonomi di daerah. Purbaya menyatakan bahwa seharusnya dana tersebut bisa digunakan untuk mendukung pelaku usaha di wilayah masing-masing.

Langkah Strategis Mengatasi Dana yang Mengendap

Pemprov DKI berkomitmen untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran, khususnya menjelang triwulan IV. Hal ini selaras dengan arahan dari Kementerian Keuangan dan Kemendagri agar kas daerah tidak terlalu lama mengendap.

Dijelaskan bahwa seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembayaran untuk proyek dan program prioritas, serapan APBD DKI diharapkan akan meningkat secara signifikan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memastikan dana publik benar-benar digunakan untuk pembangunan.

Dalam konteks ini, penting untuk memonitor realisasi belanja agar alokasinya benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Michael menegaskan bahwa pemerintah akan berusaha maksimal agar realisasi belanja yang masif dapat mengarah pada kebermanfaatan publik dan bukan sekadar terparkir di bank.

Pelaksanaan penggunaan anggaran yang efektif adalah kunci untuk mempercepat segala program pembangunan daerah dan berkontribusi pada perekonomian secara keseluruhan. Dengan langkah-langkah yang sedang diambil, diharapkan hasilnya akan terlihat dalam waktu dekat.

Previous Post

Rupiah Dipastikan Tetap Kuat, Komitmen Stabilisasi Jadi Kuncinya Menurut BI

Next Post

Wapres AS: Hamas Akan Dihapus Jika Tidak Lucuti Senjata

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Bisnis
  • Internasional
  • Life
  • Nasional
  • Regional
Indo Fakta

© 2025 IndoFakta - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang..

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Regional
  • Bisnis
  • Life

© 2025 IndoFakta - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang..

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?